Rabu, 09 Maret 2011

Home » , » Punk

Punk

Mungkin kita pernah melihat sekelompok pemuda dijalanan dengan dandanan yang agak nyeleneh, tapi terlihat funky......., dengan potongan rambut ala Mowhak dan sepatu boot kulit serta accesoris yang terbuat dari kancing paku....!!! Ya mereka adalah Kaum Punk atau dikenal dengan sebutan PUNKERS

kisah lahirnya kaum punk berawal pada tahun 1971 ketika Lester Bangs, wartawan majalah semi-underground Amerika, Creem, menggunakan istilah punk untuk mendeskripsikan sebuah aliran musik rock yang semrawut, asal bunyi, namun bersemangat tinggi. Musik tersebut dibuat dan digemari oleh para narapidana Amerika yang terkenal brutal, sadis dan psikopat. Kata punk itu sendiri lazim digunakan oleh kaum narapidana Amerika untuk nyebut partner atau pasangan pasif dalam hubungan homoseksual.

Sejak saat itu, para napi disana seringkali menggunakan istilah punk dan punkers. Penggunaan kata punk sendiri hingga saat ini dipakai sebagai kata sifat untuk sesuatu hal yang dianggap buruk dan tak berguna alias sampah.

Karena asal mulanya dari para narapidana, enggak salah kalau sekarang kita lihat penampilan anak-anak yang ngakunya punk ikut awut-awutan. Kaum punk memang bukanlah tipikal anak muda masa kini yang doyan clubbing dan dugem. Jauh banget dengan karakter metroseksual. Meski demikian keduanya punya satu kesamaan, yaitu pola pikir dan sikap yang serba bebas.

Punk sendiri merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik.

Gerakan anak muda yang diawali oleh anak-anak kelas pekerja ini dengan segera merambah Amerika yang mengalami masalah ekonomi dan keuangan yang dipicu oleh kemerosotan moral oleh para tokoh politik yang memicu tingkat pengangguran dan kriminalitas yang tinggi. Punk berusaha menyindir para penguasa dengan caranya sendiri, melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang sederhana namun terkadang kasar, beat yang cepat dan menghentak.

Punk juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan We can do it Ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologi, sosial dan bahkan masalah agama.

Psikolog brilian asal Rusia, Pavel Semenov, menyimpulkan bahwa manusia memuaskan kelaparannya akan pengetahuan dengan dua cara. Pertama, melakukan penelitian terhadap lingkungannya dan mengatur hasil penelitian tersebut secara rasional. Kedua, mengatur ulang lingkungan terdekatnya dengan tujuan membuat sesuatu yang baru.

Dengan definisi diatas, punk dapat dikategorikan sebagai bagian dari dunia kesenian. Gaya hidup dan pola pikir para pendahulu punk mirip dengan para pendahulu gerakan seni avant-garde, yaitu dandanan nyleneh, mengaburkan batas antara idealisme seni dan kenyataan hidup, memprovokasi audiens secara terang-terangan, menggunakan para performer berkualitas rendah dan mereorganisasi atau mendisorganisasi secara drastis kemapanan gaya hidup. Para penganut awal kedua aliran tersebut juga meyakini satu hal, bahwa hebohnya penampilan harus disertai dengan hebohnya pemikiran.

lambat laun, kaum punk mulai berganti haluan. Pemahaman aslinya pun hilang. Bentuk protes mereka dijadikan lirik-lirik lagu. Punk kemudian berkembang sebagai aliran musik, masih membawa ciri-ciri narapidana yang serba ga karuan. Lagu-lagu punk lebih mirip teriakan protes demonstran terhadap kejamnya dunia. Lirik lagu-lagu mereka berisi soal rasa frustrasi, kemarahan, dan kejenuhan akibat kompromi dengan hukum. Selain itu, mereka bersuara tentang rendahnya pendidikan, pengangguran, represi aparat dan kebencian pada penguasa.

Nah, terlepas dari citra miring masyarakat tentang keberadaan komunitas remaja dan pemuda ini, saya ingin menyorotnya dengan sudut dan pandangan yang sedikit berbeda, yaitu lewat perspektif positifnya (tidak hanya negatifnya saja yang dibicarakan).

PUNKERS juga Manusia, punya RASA punya HATI

Punkers ini biasanya memiliki rasa persaudaraan jauh lebih hebat dibanding kita, biasanya mereka sebut rasa solider atau lengkapnya solidaritas. Benar!!! Atas nama solidaritas mereka mampu untuk saling menunggu berjam-jam sahabatnya yang hanya sedang ganti baju, bukan itu aja, seringkali jika ada salah seorang temennya gak punya uang untuk naik bis menuju suatu tempat, mereka semua rela untuk bantu walaupun istilahnya hanya dengan seratus dua ratus perak.

Tidak semua anak punk itu jahat atau brutal. Banyak di antara mereka yang memunyai kepedulian tinggi terhadap masalah sosial. Malah beberapa anak punk rata-rata memiliki karakter sopan, bahkan memiliki kesadaran tinggi untuk membuang sampah pada tempatnya.

Tak hanya itu, sejumlah komunitas punk tertentu bahkan ada yang rela menyumbangkan tenaga mengurus manula di panti jompo. Di sana, mereka bekerja sebagai perawat dengan penuh kesabaran. Sebagian malahan ada yang membantu kegiatan arisan ibu-ibu di lingkungan mereka tinggal. Mereka inilah yang mengerti ideologi punk sebenarnya.

Jadi bagaimana dengan Anda...??? Pengen jadi PUNKERS....!!! PEACE

Related Posts by Categories

Ditulis Oleh : Mad Buddy ~ Just Write

Artikel Punk ini diposting oleh Mad Buddy pada hari Rabu, 09 Maret 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

4 komentar:

sudah saya follow seperti janji saya. mohon maaf ini hanya sekedar informasi, blognya berat banget mas.. mau chat lewat wibia ampun2, lewat buku tamu juga ga muncul2.. makanya saya lewat coment..

klik follow saya nunggu 15menit, maklum mas saya cuma pke modem GSM.
terimaksih follownya

Thanks dah follow back, masih berat ya blog saya....padahal sudah banyak yg dibuang, hehehe...tapi masih diatas 100 kb. anyway thanks infonya

saya dah follow awak juga..
terima kasih ya sebab menjadi follower yg ke-21 saya...=)

great issue anyway..=)

Terimakasih juga sudah followed me back and thanks commentnya

Posting Komentar

Jika anda suka dengan artikel ini jangan segan untuk berkomentar ya, Komentar anda sangat diperlukan untuk develop blog ini.

Kalo nggak punya URL, Google Acc, silahkan beri komentar sebagai: Anonymous. Terimakasih.

Photobucket
Silahkan untuk menambahkan LINK Blog anda dibawah ini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites