Kamis, 07 April 2011

Home » » Malaikat Pelindung

Malaikat Pelindung


Suatu ketika ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka ia bertanya kepada Tuhan, “Ya Tuhan, engkau akan mengirimkan aku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?”


Tuhanpun menjawab, “Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seseorang yang khusus untukmu, dia akan merawat dan mengasihimu.”


Si kecil bertanya lagi, “Tapi disini disurga ini aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu sudah cukup untuk membuatku bahagia.”


Tuhanpun menjawab, “Tak apa, Malaikatmu itu akan selalu menyenandungkan lagu untukmu dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia.”


Namun Si kecil bertanya lagi, “Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?


Tuhanpun menjawab, “Malaikatmu itu akan membisikkanmu kata-kata yang indah, dia akan selalu sabar berada disampingmu. Dan dengan kasihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia.


Si kecil bertanya lagi, “Lalu bagaimana jika aku ingin berbicara padamu Ya Tuhan?”


Tuhanpun kembali menjawab, “Malaikatmu itu akan membimbingmu, dia akan menengadahkan tangannya bersamamu dan mengajarkanmu untuk berdo’a.”


Lagi-lagi Si kecil menyelidik, “Namun aku mendengar disana banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?”


Tuhanpun menjawab, “Tenang, malaikatmu akan terus melindungimu walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu.”


Namun Sikecil kini malah menjadi sedih, “Tuhan tentu aku akan menjadi sedih jika tak melihat-Mu lagi.”


Tuhan menjawab lagi, “Malaikatmu akan selalu mengajarkan keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu bagaimana agar selalu patuh dan taat kepada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu aku akan selalu ada disisimu.”


Hening. Kedamaianpun kembali menerpa surga. Suara-suara panggilan dari bumi mulai sayup-sayup terdengar. “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong sebutkan nama dari malaikat pelingdungku itu…”


Tuhan kembali menjawab, “Nama malaikatmu itu tak begitu penting… Hanya saja kamu akan sering menyebutnya dengan panggilan: Ibu…”

source: diamsejenak.com






Related Posts by Categories

Ditulis Oleh : Mad Buddy ~ Just Write

Artikel Malaikat Pelindung ini diposting oleh Mad Buddy pada hari Kamis, 07 April 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

10 komentar:

mas,.
ane punya video tntg nhe kyk na.
ane pgn nanggis klu nntn thu video dan akan teringat sm "MALAIKAT (IBU)" d medan sna.
smg "malaikat" ane sll di lindungi dan d beri kesehatan sm ALLAH SWT.
amin yha rabb

Hi Made,

kalau dalam islam sendiri, anak2 kecil ini dibilang KEKASIH ALLAH. Begitu mulia kan..

@blackdevil
Amin. Berdoalah selalu untuk "Malaikat"(Ibu). yang telah melahirkan kita kedunia, yg 9 bln tanpa lelah & tanpa mengeluh memangku beban kita sebelum lahir kedunia.

Dengan selalu mendoakan Ibu, saya yakin kedepannya kita akan lebih mudah untuk menjalankan hidup.

@Yan
Benar-benar mulia kedudukan anak2 kecil dimata Allah ya Bunda...., benar-benar menyejukkan hati.

ane selalu berdoa untuk ibu ane mas,.
berdoa untuk keluarga ane yg d medan,.
doa ane ngk putus" bt mereka,.
d dalam hati pun ane selalu berdoa untuk mrk smua na.
:)

@blackdevil
:10 two thumbs up buat mas bro, berdoalah selalu dan muliakan mereka sampai akhir hayat dikandung badan. Amin.

:26 Baca artikel nih....., saya jadi teringat sama Ibu.

Sedih rasanya kalo ingat saya dulu sering membangkang & melukai perasaan Ibu :29 :29 :29

@nyoman ariani
:10 :12 Sekarang Anda sudah jadi Ibu yang selalu menjaga permata hati Anda ya kan??? :32 :17

insyaALLAH mas,.
smg ane bs sll berdoa bt keluarga ane,.
sampai akhir hayat ane,.
amin yha rabb

Poskan Komentar

Jika anda suka dengan artikel ini jangan segan untuk berkomentar ya, Komentar anda sangat diperlukan untuk develop blog ini.

Kalo nggak punya URL, Google Acc, silahkan beri komentar sebagai: Anonymous. Terimakasih.

Photobucket
Silahkan untuk menambahkan LINK Blog anda dibawah ini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites