Senin, 14 Maret 2011

Home » Kecanduan Pornografi; Otak Anak Menciut

Kecanduan Pornografi; Otak Anak Menciut

Data Yayasan Kita dan Buah Hati menunjukkan sekitar 67% dari 2.818 siswa SD kelas4-6 sudah pernah mengakses sajian pornografi. Rata-rata mereka mengakses lewat media sekitarnya seperti komik, internet, mainan, film, TV, majalah, dan handphone. Tak mengherankan kalau sekarang ini makin banyak dijumpai kasus anak-anak yang terkena pornography addict (kecanduan pornografi).

Menurut Elly Risman, M.Psi, Direktur Yayasan Kita dan Buah Hati, ada banyak penyebab mengapa hal tersebut terjadi, diantaranya ketidaksiapan menjadi orang tua, kesalahan pola asuh, perubahan tata nilai di masyarakat, dan ketidaksiapan menghadapi perkembangan teknologi yang begitu pesat. Dalam mendidik anak jaman sekarang berbeda dengan cara orang tua kita mendidik kita dahulu. Kita tetap menggunakan cara 30-40 tahun lalu, saat orang tua membesarkan kita.

Di sisi lain, adanya ketidaksiapan dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi. "Kita tidak siap ketika tiba-tiba badai teknologi datang begitu cepat". Kita tidak catch up (mengejar ketinggalan), tidak bisa menjangkau itu. Karena kita panik dan tidak tahu harus berbuat apa, lalu let it go (membiarkan saja).

Yang tidak diketahui banyak orang, bahwa pornografi merusak lima bagian otak, membuat otak menciut. Yang pertama dirusak adalah prefrontal cortex yang letaknya di kanan atas mata, itu adalah tempat pembentukan nilai dan moral, yang baru matang pada usia 25 tahun. Pornografi membuatnya menciut dan rusak. Jadi tumbanglah anak kita, tumbang semua aspeknya, termasuk tumbang iman dan moral. Ini tidak bisa dibiarkan...!!

Masalah ini telah menjadi keprihatinan bersama, khususnya mereka yang bergerak di bidang pendidikan dan pola asuh anak. Para aktivis di dalam dan luar negeri membentuk kelompok masing-masing untuk melakukan campaign cara penanggulangannya. Ada 10 negara yang ikut mengampanyekan. "Kami membangun awareness, bahwa ada bahaya lho......!! Orang tua agar berhati-hati". kata Elly yang juga mengikuti diskusi masalah ini di mancanegara.

Ia mengatakan, perasaan anak-anak yang terkena pornography addict akan kacau balau. Sementara orang tua tidak mengerti mengapa anaknya tiba-tiba menjadi suka marah dan uring-uringan. Ketika orang tua tahu penyebabnya, tidak bisa marah seenak udelnya sendiri, melainkan harus mendekati anak dengan sabar dan memberi pengarahan. Sebab, masalah semacam ini tidak dapat diatasi dengan marah-marah. 

Unutk keluar dari kecanduan itu, anak harus mengikuti terapi dan orang tua harus mendukung penuh. Yang penting adalah anak itu harus sadar bahwa dia terkena adiksi (kecanduan). Akhirnya yang tidak kalah penting adalah mendekatkan anak pada Tuhan. Source: Elly Risman, M.Psi



Related Posts by Categories

Ditulis Oleh : Mad Buddy ~ Just Write

Artikel Kecanduan Pornografi; Otak Anak Menciut ini diposting oleh Mad Buddy pada hari Senin, 14 Maret 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

0 komentar:

Poskan Komentar

Jika anda suka dengan artikel ini jangan segan untuk berkomentar ya, Komentar anda sangat diperlukan untuk develop blog ini.

Kalo nggak punya URL, Google Acc, silahkan beri komentar sebagai: Anonymous. Terimakasih.

Photobucket
Silahkan untuk menambahkan LINK Blog anda dibawah ini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites