Selasa, 15 Maret 2011

Home » , » Perempuan Dibalik Myyearbook.com

Perempuan Dibalik Myyearbook.com

Catherine Cook Office

Ketika Catherine Cook berusia 15 tahun, dia dan saudaranya, Dave, membolak balik buku-buku tahunan di SMA. Berpikir tentang bagaimana orang-orang menyukai untuk menandatangani 1 dari buku-buku tahunan dan karena kemajuan teknologi pasangan ini muncul dengan ide meng-online-kan yearbook, yang akan memungkinkan teman sekelas untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya.

Mereka dibantu kakaknya, Geoff, seorang lulusan Harvard dan pengusaha web untuk meminjam uang senilai $250.000 dan menggunakan beberapa keahlian dia, kemudian memulai MyYearbook.com [silahkan klik].
Ketika membahas inspirasi dari ide itu, dia mengatakan:”Saya ingat hari saat kami diberi album foto oleh sekolah. Itu tahun 2005 dan saudaraku David maupun saya mengeluh betapa kami membenci foto kami. Dia mengatakan,’Bagaimana bila kita bisa memilih foto kita sendiri?’ dan saya mengatakan ‘Bagaimana bila kamu bisa berinteraksi dengan orang lain secara online?’ itulah awalnya.
Awalnya, situs itu hanya untuk SMA di New Jersey, namun beberapa bulan kemudian bergabung dengan situs kuis, Zenhex.com [silahkan klik], lalu MyYearbook tumbuh lebih dari 44% dari bulan November sampai Desember 2005.

Mereka mencari investor untuk mengambil alih situs untuk bisa ke tingkat berikutnya, mereka berjuang untuk mencari investor yang tetap dikontrol oleh tangan kreatif pendiri muda.

Pada tahun 2006, ketika Catherine dan Dave berusia 17 dan 18 tahun, U.S. Venture Partners dan First Round Capital memberi mereka $ 4.1 juta untuk pendanaan. Pada tahun yang sama, Nielsen NetRatings meranking MyYearbook.com di nomor satu sebagai salah satu situs top untuk anak-anak antara 12 dan 17.

MyYearbook.com gratis untuk pengguna, dan menghasilkan uang dari penjualan iklan. Catherine tidak mengungkapkan jumlah yang tepat, tapi ia mengatakan bahwa pendapatannya adalah "tujuh digit".
Ada berbagai fitur dalam situs itu yang membuatnya lebih kompleks daripada Facebook, paling tidak kemampuan untuk memilih dalam “leaderboard” popularitas. “Kami harus menggambar setiap halaman dengan tangan. Kemudian kami menemukan tim pengembang di Mumbai, India. Sangat menarik, tetapi kami masih di SMA. Saya mengerjakan pekerjaan sekolah saya sepanjang hari, dan kemudian tetap bangun hingga jam 4 pagi demi membahas bersama pengembang India.”

Catherine dan David meluncurkan situs dari rumah mereka di Skillman, New jersey, April 2005. “Ibu dan ayah saya keduanya insinyur listrik, tetapi kami melakukan semua pekerjaan sendiri. Kami mempromosikan situs di sekolah, memakai T-shirt aneh keliling kampus. Selanjutnya situs itu mulai dikunjungi anggota dari sekolah-sekolah di seluruh negeri pada November 2005, hanya beberapa bulan setelah peluncuran. “Saat kami mendapat satu juta anggota saya ingat merasa sangat senang, namun begitu takut. Kehidupan berubah dalam cara-cara yang tidak bisa saya bayangkan.”

Pada tahun 2006 pasangan pengusaha internet itu merasa kamar tidur mereka kekecilan dan mereka menginvestasikan kantor di New Hope, Pennsylvania. Baru berumur 16 tahun, Catherine memiliki 12 staf pengembang baru.

“Kalau ingat masa lalu, aku hanya mendapatkan dua jam tidur malam. Sulit untuk mengelola sekolah dan bekerja, tetapi segera setelah saya lulus dari SMA, dan saat bisnis mulai lepas landas saya menyadari kehidupan pribadi saya malah kacau, “katanya.

Hubungan Catherine dengan pacar SMA-nya itu berakhir. “Saya tahu dia akan ke universitas lain, dan saya tahu bahwa kami tidak akan dapat melihat satu sama lain.”

“Dia sudah sangat mendukung saya, nongkrong sementara saya duduk sepanjang malam, bekerja di situs. Tetapi saya tahu ketika saya pergi ke Georgetown hal itu akan menjadi akhir dari hubungan kami. ”

Catherine juga merupakan korban dari kecemburuan, mirip dengan yang dirasakan oleh Zuckerberg. Dia menjelaskan:”Setelah situs sukses dalam sekejap, ada situasi aneh dengan seorang pria di kelas Spanyol saya.”

“Kami berteman tetapi dia tiba-tiba berhenti bicara padaku. Ternyata orang tuanya menanyainya ‘kok Catherine bisa membuat jejaring sosial sekaligus sekolah tapi kamu (yang tak punya kegiatan lain) tidak bisa menjaga nilai rapor?’”
Ada orang yang pernah berkata kepada Catherine bahkan dia tidak akan pernah bisa menyaingi MySpace, kenyataannya dia kini memiliki seperempat jumlah pengunjung MySpace dan punya karyawan 100 orang. Ketika berbicara tentang penyebab situs tersebut sukses, Catherine mengatakan: “Kebanyakan teman-teman saya benar-benar menerima ide situs itu. Mereka bergabung di situs tersebut dan memberi saran-saran.” “Saya bahkan bertemu teman baikku melalui situs. Dia mengirimi pesan ‘Ku pikir anda tetangga saya.’ Sejak itu kami jadi teman akrab.” source: media iklan & bisnis

Related Posts by Categories

Ditulis Oleh : Mad Buddy ~ Just Write

Artikel Perempuan Dibalik Myyearbook.com ini diposting oleh Mad Buddy pada hari Selasa, 15 Maret 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

0 komentar:

Poskan Komentar

Jika anda suka dengan artikel ini jangan segan untuk berkomentar ya, Komentar anda sangat diperlukan untuk develop blog ini.

Kalo nggak punya URL, Google Acc, silahkan beri komentar sebagai: Anonymous. Terimakasih.

Photobucket
Silahkan untuk menambahkan LINK Blog anda dibawah ini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites