Minggu, 22 Mei 2011

Home » » Who Really Are You?

Who Really Are You?

Minggu pagi tadi saya membaca koran Bali Post (koran lokal di Bali), dimana ada salah satu artikel yang sangat menarik yang ditulis oleh Sdr. Alex P. Candra (CEO BPR Lestari). Kenapa saya katakan menarik? Karena artikel ini menjelaskan tentang setiap orang yang berminat apa saja, di upayakan untuk belajar dengan cara "Role Model"

Yang dimaksud dengan role model adalah orang yang bisa kita jadikan panutan untuk membuat kita lebih sukses. Biasanya yang menjadi panutan adalah orang yang telah sukses terlebih dahulu, dan bukan hanya berupa hisapan jempol semata, tapi sudah terbukti track record-nya.

Pada artikel ini mencontohkan bahwa seorang business motivator, Tung Desem Waringin menggunakan Anthony Robbins sebagai role model-nya. Beliau mengikuti seminar-seminar Anthony Robbins sampai berkali-kali. Semua bukunya dibeli dan dibaca. Cara bicaranya pun ditiru habis, cepat-cepat seperti Robbins, kariernya pun mirip seperti Robbins.....hehehe.

Di sini juga dikatakan bahwa kewirausahaan bukanlah satu-satunya jalan kalau ingin mencari kekayaan (wealth), banyak profesi lain yang bisa dipilih. Menjadi high paid professional, top artist, atlet juga bisa. Seperti Tung Desem Waringin adalah high paid professional, dia business speaker professional, dengan bayaran yang aduhai . Kemudian setelah uangnya terkumpul banyak, ia menginvestasikannya. From high paid professional kemudian ia menjadi Investor.

Tidak semua orang sama, semua profesi memiliki tantangan dan karakteristiknya masing-masing. Seseorang yang terjun ke dunia wirausaha mempunyai toleransi yang lebih tinggi terhadap resiko. Ia lebih baik kalah daripada tidak menang. Filosofi hidupnya adalah lebih baik kalah 4 dari 10, sehingga tetap menang 6, daripada tidak kalah sama sekali, namun hanya menang 2.

Bagi kita yang tidak mempunyai toleransi terhadap resiko, menjadi entrepreneur bukan merupakan jalur yang alamiah. Dunia entrepreneur penuh dengan coba-coba dan sangat mungkin berakhir dengan kegagalan.

Persepsi kita terhadap kegagalan sangat menentukan keberhasilan kita sebagai pengusaha. Jika ketakutan kita akan gagal melebihi ketakutan kita akan mati, maka menjadi pengusaha akan sulit sekali.

Jalur kewirausahaan adalah jalur yang paling mudah untuk mencapai financial freedom. Jalur ini tidak terlalu sulit, tidak sesulit mendaki karier menjadi top executive di perusahaan multinasional, tidak sesulit menjadi top artis, ataupun tidak sesulit menjadi atlet profesional. Tidak sulit........ namun tidak murah, ada harga yang harus dibayar......!!!

Kesabaran, ketekunan, dan kemauan belajar dari kegagalan, ketidakpastian di awal-awalnya. Jadi pastikan Who really are you...??? What are you made of...??? Mana yang lebih kita pentingkan dalam hidup ini, kebebasan atau keamanan? Bagaimana persepsi kita terhadap kegagalan? Bagaimana toleransi kita terhadap resiko? Bagaimana emosi kita kalau mengalami kerugian? Hal ini penting sebagai self test sebelum kita memutuskan memilih profesi sebagai usahawan. 

As Robert said "To become rich is easy, but not coming cheap, you have to pay the price"

Source: Bali Post, M&I (Alex P. Candra)


Related Posts by Categories

Ditulis Oleh : Mad Buddy ~ Just Write

Artikel Who Really Are You? ini diposting oleh Mad Buddy pada hari Minggu, 22 Mei 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

18 komentar:

like this entry ! manusia biasanya akan belajar dari pengalaman yang dilalui..setiap orang yang berjaya itu mereka belajar dari kegagalan.sebagai manusia juga kita kena bijak mngurus emosi.

@fadh leyanie
:10 betul....betul....betul...., kegagalan bukan kehancuran, tetapi pelajaran yang berharga untuk menuju perbaikan diri.

Saya memilih kebebasan AC :13
memiliki contoh di sekitar saya dari apa yang pengusaha sukses ... dan mengulangi, kita membayar harga yang tinggi untuk mencapai puncak, kita harus memiliki ketekunan dan kontrol diri.

Obs: E viva o Google Translater! :33

Abraço!

@Mayara Rodrigues
the translation is working appropriately & clear on Indonesian language.

You are exactly right, in this life all have the price...hehehe, it's depend on our perceived :12 We need to struggle even though in difficult situation.

Nice to share this article with you & I really appreciated your good comment. Big hug & super kiss :17 :17

tetap semangat, kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan hidup. Dengan adanya kegagalan, maka kita akan menjadi tahu kelemahan diri kita, dan berupaya untuk memperbaikinya di lain waktu dan kesempatan.

Belajarlah dari kegagalan, untuk tidak mudah lengah dan terbuai dengan segala kesuksesan yang kita miliki nantinya :12

@Anonymous
:16 Whoever you are....... :17 terimakasih atas komentar membangunnya Mas Bro, semoga ini tetap memacu saya dalam berkarya dan berjuang menjalani apa yang saya yakini.

BOM DIA AMIGO COM MUITA PAZ!!!
DESEJO UMA BOA SEMANA PRA VOCÊ, ABENÇOADO SEJA AS OBRAS DE TUAS MÃOS!!! ABENÇOADO SEJA SEU DEITAR E SEU LEVANTAR, ABENÇOADA SEJA AS PALAVRAS DE TEUS LÁBIOS QUE EM TUDO DEUS SEJA CONTIGO .
ABRAÇOS CHEIO DE PAZ DO SENHOR JESUS!!!
DIANA.

@Jesus te ama!
thanks Diana for your kind attention :10, I wish all the best in your activity today. very nice to share all this thing with you :12. Don't hesitate to come & visit me here again. God Bless You. :17 Hug & Kiss

buah mang g pernah jauh dari pohon, dalam hal ini pohonnya adalah orang yang sukses dan buahnya adalah yang mengikuti caranya untuk sukses...

@jamu
:10 bener abissss....Mas Bro, jika ingin sukses harus belajar dengan orang yang sudah sukses duluan...hehehe.

Setiap orang perlu ada mentornya masing masing...

Taman Gantung

@Miecyber
:10 setuju berat Mas Bro, just need to duplicate & copy cat.... :12

@Fivyolen Qiu
Thanks :14 love to hear that...hehehe :13

Each power comes from the inside, never from outside. Self-trust extended consciousness and allow us eventually to reach what we want. This does not have money and wealth have nothing to do but calm, peace and certainty feelings are important. That is exactly what makes us successful. Interesting article. Thank you

@Joey Pim
Thanks for sharing your comment in this article :10 You are right, many things & ways we can do to get success, it depends on us how to reach it :12

sangat bermanfaat artikelnya :)

jalan sangat panjang, jgn menyerah! :12

@Ladida Cafe
Wah......terimakasih sekali atas advice & supportnya Mas Bro :10

Poskan Komentar

Jika anda suka dengan artikel ini jangan segan untuk berkomentar ya, Komentar anda sangat diperlukan untuk develop blog ini.

Kalo nggak punya URL, Google Acc, silahkan beri komentar sebagai: Anonymous. Terimakasih.

Photobucket
Silahkan untuk menambahkan LINK Blog anda dibawah ini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites